Home » » PDAM Gresik Abaikan Pelayanan Air, Proyek Pipanisasi Menjadi Kambing Hitam

PDAM Gresik Abaikan Pelayanan Air, Proyek Pipanisasi Menjadi Kambing Hitam

Written By Redaksi on Sabtu, 05 Januari 2013 | 22.37

Surabaya News Network>>>Distribusi dan pelayanan air PDAM Gresik, khususnya bagian Selatan betahun-tahun  kembang kempis. Burukya pendistribusian air ke pelanggan, menyangkut  dua hal diantaranya tekanan debit air yang didistribusikan sangat kecil,  kondisi air  yang didistribusikan keruh. Tetapi keadaan itu tidak membuat  PDAM bersikap terbuka untuk mem perbaiki pelayanan khususnya di Desa Mojosarirejo umumnya  Kec. Driyorejo Kabupaten Gresik.


Kepada SUARA PEKERJA.COM, pelanggan mengungkapkan pelayanan air PDAM tidak  normal dan sangat buruk. Bagi warga kondisi  itu  telah menjadi rahasia umum, karena beberapa  titik misalnya perumahan Griya Kencana bertahun-tahun pelayanan distribusi terganggu tanpa ada perbaikan/ penyelesaian dari PDAM.

Pelanggan mengaku sangat dirugikan,  setiap bulan  membayar rekening tagihan air dan tidak sesuai dengan pelayanan karena air sering macet.  Pelanggan menambahkan minimnya debit air selama ini menjadi keluhan karena umumnya hanya mengalir bagi pelanggan yang pemukimannya  didataran rendah, sementara pelanggan yang berada didataran tinggi tidak pernah menikmati kucuran air.

Dugaan  pelanggana, petugas PDAM disinyalir  melakukan kongkalikong dengan pelanggan dibeberapa wilayah sehingga jatah air tidak pernah normal. Misalnya distribusi air Graha Mutiara yang notabenya pelanggan baru, tetapi suplay  air  lancar sedang di Griya Kencana, distribusi sering macet karena kurang perhatian  PDAM.

Statemen Bupati dan Dirut PDAM(31/12/2012), dimedia terkemuka dan melongsing pada pukul 00 wib,  penambahan debit air konek,dirasakan tidak sesuai dengan fakta. Statemen itu  terkesan hanya sebuah lips service belaka. Alasan pelanggan hingga  memasuki minggu I Januari 2013, proyek penambahan debit air yang digadang-gadang masih belum selesai dan banyak yang belum tersambung mulai Desa Semambung dan L egundi.

Pihak PDAM, dikonfirmasi terkait macetnya pelayananan air, selalu mengkambing hitamkan proyek pipanisasi. Menurut oknum pejabat dikonfirmasi melalui pesang singkat mengatakan pipa PDAM pecah karena proyek urainya.(Martin)
Share this article :

+ komentar + 1 komentar

6 Januari 2013 17.08

proyek seharusnya jangan mengganggu pelayanan masyarakat.

Posting Komentar

 
| Home | News | Nasional
Copyright © 2011. SuaraPekerja - All Rights Reserved
Pedoman MediaSiber I Redaksi
Syarat dan Ketentuan