B E R I T A T E R K I N I

Abu Tour Buka Cabang Di Solo

Written By Redaksi on Sabtu, 04 Februari 2017 | 04.42

SOLO,SuaraPekerja.com-Untuk memberikan kemudahan warga Solo menjalankan ibadah ke Tanah Suci, biro perjalanan Abu Tours and Travel membuka cabang baru di Jalan Adisucipto Solo.

Distrik Wilayah Barat Abu Tours and Travel, Ahmad Wajidi mengatakan, di Solo merupakan cabang ke-20 di seluruh Indonesia. Alasan ekspansi ke Solo karena cukup potensi.

“Dengan paket umrah yang sangat terjangkau ini terkesan murah, tapi bukan murahan. Sehingga masyarakat bisa melaksanakan ke Tanah Suci bersama kami,”ujarnya, kepada wartawan, Jumat(3/2/2017)kemarin.

Berbagai strategi, kata dia, juga  disiapkan untuk dapat memaksimalkan pasar.

“Kami menyediakan program tabungan bagi masyarakat yang ingin melakukan ibadah haji dan umrah. Program itu bertujuan, untuk membantu masyarakat dari kalangan menengah ke bawah,”kata dia.

Dia mengatakan, untuk membantu masyarakat kurang mampu, program ini dipastikan memiliki bunga nol persen.

“Target tahun ini, membidik kantor cabang wilayah barat. Termasuk agen dan kemitraan,”pungkasnya. (Yosep agus/jko)

Pemerintah Luncurkan Fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor Untuk Industri Kecil Dan Menengah

Written By Redaksi on Senin, 30 Januari 2017 | 16.25

BOYOLALI , SuaraPekerja.com . Presiden Republik Indonesia , Ir Joko Widodo meluncurkan lagi fasilitas berupa  Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) untuk Industri Kecil dan Menengah (IKM) . Hal ini sejalan dengan Paket Kebijakan Pemerintah jilid I yang mengamanatkan untuk melakukan deregulasi peraturan yang mendukung Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang didalamnya termasuk Industri Kecil Dan Menengah .
Peluncuran fasilitas KITE IKM ini berlangsung di Balai Desa Tumang , Kabupaten Boyolali , dengan mengambil tema " Impor Mudah, Pruduksi Murah, Ekspor Melimpah " . Turut hadir dalam acara tersebut , Menteri Keuangan , Sri Mulyani , Menteri Perdagangan , Enggartiasto Lukito , Menteri Perindustrian , Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menegah serta Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo  , pada hari Senin (30/01/2017) .
Dipilihnya Desa Tumang sebagai lokasi sosialisasi fasilitas KITE IKM karena daerah ini merupakan salah satu sentra industri logam di Indonesia yang mampu menyerap tenaga kerja sekitar 4000 orang . 
Sedangkan produk produk dari Desa Tumang telah berasil menembus beberapa Pasar Ekspor , seperti Amerika Serikat, Australia, Belgia, Prancis, Brunai Darussalam dan Malaysia .

Tujuan Pemerintah mempromosikan program ini agar fasilitas KiTE bagi IKM bisa dimanfaatkan . 
Sehingga bisa menghasilkan sinergi antara Kementerian Keuangan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian dan Kementerian Koperasi dan Usaja Kecil Menengah selanjutnya bisa memberikan kemudahan terhadap komoditi Impor yang dibutuhkan IKM sebagai bahan baku pembuatan produk produk berorientasi Ekspor . 
Berkat pemanfaatan fasilitas yang dimaksud , maka pelaku usaha berpeluang mendapatkan marjin keuntungan yang lebih besar dengan memotong biaya produksi .

" Mengingat Kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 61,41% dan kemampuan sektor usaha ini dalam menyerap tenaga kerja mencapai 97% maka Kementerian Keuangan e.q Bea Cukai meluncurkan fasilitas KITE IKM yang dapat mendukung Industri dalam negeri sekala kecil dan menengah untuk meningkatkan ekspornya ," jelas Sri Mulyani .
Terpisah , saat wawancara Presiden dengan peserta UMKM yaitu , Mahmuroji , Mansyur dan Sriyanto , mereka  mengatakan bahwa , dampak dari perlambatan ekonomi sangatlah berpengaruh terhadap kemajuan usahanya , untuk itu mereka  masih sangat membutuhkan bantuan tambahan modal , diantaranya uang , alat alat mesin (bubut,melling) dan penurunan biaya produksi 20% hingga 25% melalui program fasilitas KITE IKM ini .
" Melalui program KITE IKM ini , saya meminta kepada Ibu Menteri Keuangan untuk secepatnya memberikan modal tambahan kepada kelompok UMKM di Desa Tumang ," tegas Presiden Joko widodo .
Selain dapat menikmati fasilitas fiskal dan kemudahan prosedur , IKM yang nantinya dapat menikmati fasilitas  KITE iKM dapat juga memanfaatkan fasilitas pembiayaan Modal Usaha maupun pembiayaan Ekspor dengan suku bunga yang sangat ringan yang diberikan oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia .
Selebihnya demi peningkatan ekspor maka para  pelaku IKM , Kementerian Keuangan menggandeng Kementerian dan Lembaga lain untuk bekerja sama dalam pemberian fasilitas KITE IKM . // Yosep agus //.

Pelaku Sweeping AW Resto Dibekuk Ditreskrimum Polda Jateng

Written By Redaksi on Selasa, 03 Januari 2017 | 19.52

KARANGANYAR.SuaraPekerja.com. Ditreskrimum POLDA Jateng bersama Jajaran Polres Karanganyar berhasil meringkus pelaku penganiayaan yang dilakukan oleh ormas di salah satu resto di jalan Gatot Subroto, Dukuh Pokoh , Desa Ngijo , Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar , Selasa (3/1/2017) .

Kejadian berawal saat beberapa anggota ormas yang berjumah puluhan orang mengadakan sweeping ke AW Resto , hal tersebut dilakukan karena resto tersebut diduga menyalahi perijinannya .
Mereka juga melakukan penganiayaan kepada pemilik resto hingga mengalami babak belur .

Pemilik AW Resto, yang juga anggota DPRD Karanganyar, AW Mulyadi, enggan memberikan keterangan terkait kasus penganiayaan yang dilakukan oleh sekelompok orang , pada 19 Desember 2016 lalu.

Kasubdit III Ditreskrimum POLDA Jateng , AKBP .Nanang Haryono , menjelaskan , pelaku sweeping berkisar 20 orang lebih , mereka melakukan aksi anarkis yaitu penganiayaan .

" Kami baru menangkap 11orang dan kami akan melakukan pengembangan untuk proses selanjutnya ," ungkap AKBP Nanang .

Terpisah Kapolres Karanganyar , AKBP Ade Safri Simanjutak memebenarkan kejadian tersebut .

Setelah melakukan penyelidikan, akhirnya Polres Karanganyar bersama Unit Ditreskrimum Polda Jawa Tengah, berhasil mengamankan 11 pelaku dari tiga lokasi yang berbeda.

Kesebelas pelaku tersebut berinisial , Basuki , Joko Sumanto , Agus burhan , Paryanto , Sehol , Fadli hasim , Sunardi , Dedi setiawan , Yuniaryo dan Sugiyatno alias Nolah .

" Dari sebelas pelaku tersebut, satu diantaranya adalah anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Karanganyar , yaitu Sugiyatno alias Nolah ," ungkap Kapolres .

Kini kesebelas tersangka telah diamankanTeam Unit   Ditreskrimum Polda Jateng , untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut dan para pelaku dibawa ke Polda Jateng , berikut barang bukti satu unit mobil Suzuki AVP .// Yosep agus .

Gelar Apel Babinkamtibmas Oleh Kapolda Jawa Tengah

Written By Redaksi on Jumat, 23 Desember 2016 | 04.37

KLATEN.SuaraPekerja.com.Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah , melakukan kegiatan apel akbar Bhabinkamtibmas dalam rangka deteksi dini masalah intoleransi dan ancaman teror di Gedung Wongso Menggolo Klaten , pada  Kamis (22/12/2016).
Apel Akbar tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Drs. Condro Kirono, Waka BIK (Badan Intelijen Keamanan) Baharkam Polri Irjen Pol Drs. Setyo Wasisto, Para pejabat utama Polda Jateng dan Kapolres jajaran eks-Karesidenan Surakarta.
Selain itu, apel yang diikuti seluruh Polres di jajaran Polda Jawa Tengah itu juga sebagai langkah antisipasi situasi kamtibmas Polda Jateng  menjelang Natal 2016 dan Tahun Baru 2017.
Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono selaku inspektur apel , memberikan penekanan terhadap para Bhabinkamtibmas, untuk lebih membaur di tengah masyarakat.
“Saya ingin para Bhabinkamtibmas ini sumeh (murah senyum) pada masyarakat,” tegasnya .
Menurutnya , Bhabainkamtibmas tidak hanya selaku pembina masyarakat di tingkat desa , tetapi juga sebagai penyaring informasi dini yang ada di masyarakat.
“Jangan ragu-ragu dalam menyerap informasi dari masyarakat , Bhabinkamtibmas adalah pendeteksi informasi awal di masyarakat, anda adalah kepala desa di wilayah binaan anda, sehingga sewajarnya Polri mendekat dan berbaur terhadap masyarakat ,” jelas Kapolda .
Sementara , Waka BIK Baharkam Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto , memberikan pembekalan lebih mendalam tentang deteksi dini.
Ia meminta agar para Bhabinkamtibmas jangan pernah menyepelekan hal-hal kecil di masyarakat.
“ Kita tidak boleh menyepelekan persoalaan sekecil apaun , dari pengalaman , kita pernah mengungkap pelaku perampokan dan residivis hanya karena melihat tamu yang tidak dikenal di suatu kampung di Jakarta dan itu saya alami sendiri ,” ungkap Irjen Pol Setyo.
Ditambahkan , waka BIK , mengingatkan agar para Bhabinkamtibmas harus meningkatkan kepekaan serta kewaspadaan di wilayahnya .
Menurutnya, saat ini Polisi masih menjadi sasaran dari kelompok radikal tertentu yang ingin mengganggu keamanan di Indonesia.
Selain sebagai penyaring deteksi dini, Bhabinkamtibmas diharapkan juga mampu melakukan deteksi aksi, yaitu langkah lanjutan saat mengetahui adanya suatu aksi yang dianggap mampu menjadi ancaman keamanan.
“Kita harus memahami betapa kompleksnya tugas kita, Bhabinkamtibmas diharapkan sebagai pioneer dalam mengawal Natal dan pergantian Tahun Baru 2017 dapat berjalan dengan aman ,” imbuhnya .
Dalam acara yang sama pula, Kapolda Jateng memberikan apresiasi berupa penghargaan terhadap Bhabinkamtibmas Polda Jateng yang berprestasi.
Dengan adanya apel ini, diharapkan dapat meningkatkan professional dan kesadaran Bhabinkamtibmas akan tugas yang diembannya, sehingga agenda tahunan masyarakat di penghujung 2016 ini dapat terlaksana dengan lancar dan aman.// Yosep agus.

Aplikasi Penyuluhan Pertanian Berbasis Android Segera Dilynxurkan Gubernur Jawa Tengah

Written By Redaksi on Minggu, 18 Desember 2016 | 02.44

KARANGANYAR.SuaraPekerja.com. Peluncuran Aplikasi Petani Jawa Tengah yang diresmikan oleh Gubernur Provinsi Jawa Tengah , Ganjar Pranowo SH , M.IP merupakan langkah untuk mendukung kemudahan para petani untuk berkomunikasi dengan para pakar pertanian .

Acara yang diselanggarakan di Lapangan Desa Jatiyoso ,  Kabupaten Karanganyar , Solo ,Jawa Tengah , dihadiri oleh Kepala Badan Penyuluhan dan SDM Pusat , Ditjen PKH Kementan, Ditjen Aptika, Ketua Pokjanas TPID , Kadinas Tanaman Pangan dan Hortikultural Jawa Tengah, Kepala STTP , Perwakilan Faperta UGM  , Direksi Bank Jateng , Direktur Bank Jateng, Executive senior Bank Jateng , para kelompok tani se Jawa Tengan , mahasiswa dan warga masyarakat , pada Minggu (18/12/2016).

Dengan peluncuran aplikasi ini , semoga kedepan bisa mendukung keberlanjutan Sinergi Aksi yang pernah dicanangkan oleh Presiden Jokowi pada 11 April 2016 di Brebes Jawa Tengah , sebagai salah satu upaya pemerintah kepada para petani agar mempunyai kesempatan bekerja atau berusaha yang layak melalui pemerataan jaringan komonikasi kepada petani , peternak maupun nelayan .

" Aplikasi ini diharapkan bisa menjangkau pada 5,39 juta petani yang ada di Provinsi Jawa Tengah , sehingga mereka bisa meningkatkan produktivitas dan pada akhirnya mampu meningkatkan tarap hidup petani ,"  jelas Ganjar Pranowo .

Hal ini sesuai dengan program pemerintah untuk mewujudkan Swasembada Pangan di Tanah Air .
Untuk itu pengetahuan petani melalui jaringan aplikasi ini perlu ditingkatkan , sehingga bisa membawa dampak pada peningkatan hasil pertaniannya .

"Aplikasi petani Jateng nantinya dilengkapi dengan kesiapan dukungan stand by buyer , dari hulu ke hilir dan ditopang oleh Bank Jateng secara komersial , dengan demikian petani bisa mendapatkan solusi dari masalah yang dihadapi dan bisa bertanya langsung pada pakar pertanian melalui Aplikasi ini ," Imbuhnya .

Terpisah , melalui wawancaranya kepada Suparno (petani loncang) di Desa Ceto Ngargoyoso ,  terbukti bahwa Aplikasi ini bisa memberikan akses yang maksimal , dimana antar daerah terpencilpun bisa lancar berkomonikasi dengan sinyal yang bagus .

Tidak hanya itu , para petani yang berhasil panen dengan maksimal bisa membagikan resepnya melalui Aplikasi ini .

Terkait dengan permodalan , para petani yang membutuhkan modal bisa mengajukan kredit  dan pemberian pinjaman tentunya akan melihat rekam jejak mereka dalam produksi agar lebih mudah untuk memverifikasi pinjaman .

Dengan diluncurkannya Aplikasi Petani Jateng berbasis android ini , semoga bisa digunakan oleh para petani , sehingga Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dapat terlibat secara aktif dan memonitor sistim informasi ini agar perilaku komoditas dan pengendalian harga bisa diperoleh dengan harga yang maksimal antara petani dan konsumen . //Yosep agus.

Satu Pelaku Bom Bekasi Ditangkap Di Matesih Karanganyar

Written By Redaksi on Minggu, 11 Desember 2016 | 18.31

KaranganyaKARANGANYAR.SuaraPekerja.com. Team Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri berhasil meringkus satu orang pelaku terkait kasus teroris di Bekasi .
Pelaku tersebut berinisial Suayanto (40), warga Dusun Puntuk Unggul Rt 02 Rw 17 Desa Tunggul Rejo, Kecamatan Jumantono, Karanganyar .
Sedangkan pelaku ditangkap malam hari di Sabrang Kulon, Kecamatan Matesih , Karanganyar pada Sabtu (10/12/2016) sekitar pukul 18.15 WIB.
Suyanto diamankan diduga terlibat jaringan teroris di Bekasi , penangkapan Suyanto dilakukan setelah yang bersangkutan baru saja menyelesaikan sholat Maghrib.
Hingga sabtu malam , Densus 88 Anti Teror telah mengamankan 4 orang tersangka terkait jaringan bom panci yang rencananya akan diledakkan di Istana Negara .
Terpisah, Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, membenarkan kejadian penangkapan terhadap Suyanto pada Sabtu (10/12/16) oleh Team Densus 88 Anti Teror di Sabrang Kulon , Matesih .
"Kini tersangka telah diamankan oleh Densus 88 dan langsung dibawa ke Jakarta untuk dilakukan proses penyidikan ," Pungkasnya.// Yusep agus.

Karya Bhakti Polres Karanganyar, Desaku Maju Di Desa Giriwondo Kecamatan Jumapolo

Written By Redaksi on Selasa, 06 Desember 2016 | 23.51

KARANGANYAR.SuaraPekerja.com. Pembukaan kegiatan karya bhakti desaku maju oleh Polres Karanganyar berlangsung di Balai Desa Giriwondo, Kecamatan Jumapolo, Kabupaten Karanganyar . Rabu (7/12/2016).

Turut hadir dalam acara tersebut yaitu , Kapolres Karanganyar , AKBP  Ade Safri Simanjutak , Dandim 0727/Karanganyar , Bupati Karanganyar yang diwakili oleh Sekda , Kepala Bapermades, Kapolsek se Kabupaten Karanganyar beserta anggota, Muspika Jumapolo , tokoh masyarakat , mahasiswa dan para media .

Kapolres Karanganyar . AKBP Ade Safri Simanjutak , melalui Kasat Binmas , AKP Sutami SH selaku wakil ketua pelaksana menjelaskan , salah satu tugas pokok Polri adalah harkamtibmas, pelindung, pengayom, pelayan masyarakat .
Bhabinkamtibmas merupakan sosok Polri yang pelaksanaan tugasnya adalah membina warga masyarakat atau kelompok komonitas dengan cara menumbuhkan perubahan sikap, perilaku dan terbentuknya kesadaran hukum guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusip .

Dengan dasar Undang undang no 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan surat Kepala Deaa Giriwondo kepada Bupati Karanganyar no 7.11/25/GRWD/IX/2015 tertanggal 14/11/2105 tentang usulan program Bhakti Desaku Maju tahun 2016 serta hasil koordinasi Polres Karanganyar  dengan Bapermades tertanggal 30/11/2016 tentang pelaksanaan pembangunan jalan dan poskamling program bhakti desaku maju tahun 2016 , yang mempunyai tujuan sebagai pedoman pelaksanaan dilapangan sehingga target capaian secara kwalitas dalam pembangunan program bhakti desaku maju Polres Karanganyar tahun 2016 ini dapat tercapai sesuai rencana .

Rencana pelaksanaan kegiatan ini akan dimulai pada hari ini tanggal 7 sampai dengan 16 Desember 2016 selama 10 hari ,  adapun bentuk kegiatannya meliputi , pembangunan Poskamling yang terletak di Desa Giriwondo , dengan luas bangunan 2 x 3 m2 serta pembangunan jalan cor sepanjang 1550 meter x 3 meter yang menghubungkan Dusun Bulu , Dusun Belang, Dusun Jumantoro .

"Setiap harinya akan kita libatkan 50 anggota Polres Karanganyar , 30 Linmas Desa dan 70 warga masyarakat ," jelas Kapolres .

Selanjutnya ditanya mengenai sumber anggaran tersebut , Kapolres Karanganyar melalui Kasat Binmas , AKP Sutami mengatakan bahwa sumber anggaran ini dari dukungan dana APBD Kabupaten sebesar  250 juta dan dukungan swadaya masyarakat sebesar 50 juta .

Terpisah, Sekda Karangananyar Samsi menambahkan bahwa untuk pelaksanaan pembangunan Poskamling dan pengecoran jalan di Desa Giriwondo dalam rangka kegiatan Bhakti Polri Desaku Maju ini tidak terlepas dari semua pihak , selanjutnya Pemerintah Kabupaten mengucapkan terimakasih atas kegiatan ini kepada Kapolres Karanganyar beserta anggota , serta warga masyarakat Desa Giriwondo pada umumnya . Sehingga atas tercapainya pembangunan ini bisa bermanfaat untuk kemajuan sarana dan prasarana perekonomian di Desa Giriwondo kedepan . ///Yosep Agus .

Soal Ujian Perangkat Desa Pereng Kecamatan Mojogedang Diduga Bocor

Written By Redaksi on Rabu, 30 November 2016 | 17.25

KARANGANYAR.SuaraPekarja.com. Proses pelaksanaan penerimaan perangkat desa se Kabupaten Karanganyar yang dilaksanakan secara serentak di duga banyak terjadi penyimpangan .

Saat sosialisasi di Kabupaten kemarin , Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan , berdasarkan peraturan bupati nomor 72 tahun 2016 tentang perangkat desa , hendaknya panitia penyelenggara bisa meningkatkan ketertiban dan kejujuran dalam proses pelaksanaannya .

"Semua mekanismenya sudah diatur dalam pasal 6 sampai dengan pasal 15 , dimohon dalam  pelaksanaannya , panitia memahami aturan yang ada , jangan menyimpang dari peraturan ," jelas Juliyatmono .

Dugaan kebocoran saol ujian perangkat desa ini telah ditindak lanjuti oleh Sugi dan Warno selaku anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerindo , terbukti dengan adanya soal tes ujian yang seharusnya disimpan di desa dan dijaga oleh keamanan , kini dibawa pulang oleh Ketua penitia penyelenggara . Selasa (30/11/2016) .

Dari hasil investigasi , saat ini Sugi dan Suwarno telah mengumpulkan beberapa bukti untuk ditindak lanjuti dan akan segera membuat laporan dugaan kecurangan panitia penyelenggara kepada penegak hukum .

Terpisah , Suroto selaku Ketua panitia pelaksana penerimaan perangkat desa , saat ditemui awak media membenarkan hal tersebut .

"Saya mengakui bahwa soal ujian tes perangkat desa memang saya bawa pulang dan ini dilakukan karena sudah ada kesepakatan dengan anggota panitia yang lainnya , hal ini untuk mengantisipasi terjadinya hal hal negatip ," jelas Suroto .

Selanjutnya , mengingat pesan Bupati , panitia penyelenggara harus memahami aturan dan tidak boleh menyalahgunakan wewenang , harus jujur dan transparan . Untuk itu LSM Gerindo akan membuat laporan tentang adanya dugaan penyalahgunaan wewenang berkaitan dengan soal tes yang dibawa pulang dan dugaan bocornya soal serta adanya indikasi permainan nilai yang dilakukan oknum panitia.   // Yosep agus .

Peserta Tidak Diberitahu Nilai Tes Calon Perangkat Desa

Written By Redaksi on Sabtu, 26 November 2016 | 18.55

KARANGANYAR.SuaraPekerja.com. Para peserta yang telah mengikuti tes lowongan perangkat desa di Kabupaten Karanganyar , khususnya di Kecamatan Jatipuro , Desa Jatikuwung merasa dirugikan oleh panitia penyelenggara ujian tes tertulis perangkat desa .  Yang mana nilai hasil tes tertulisnya tidak diumumkan secara terbuka , jadi peserta tes tidak tau berapa hasil nilai tes yang diperolehnya .

Jadi panitia hanya memanggil nomer serta nama peserta tes yang menurutnya bisa maju untuk tes  selanjutnya yaitu tes wawancara .
Hal ini jelas menimbulkan kecurigaan di kalangan publik , sehingga para orang tua calon peserta maupun masyarakat menduga adanya ketidakberesan atau kecurangan panitia penyelenggara .

Setiyono selaku Kepala Desa Jatikuwung , saat dijumpai oleh beberapa awak media mengatakan , segala sesuatu sudah dipasrahkan sepenuhnya oleh panitia penyelenggara , dia tidak campur tangan .

Ditanya mengenai tidak diumumkannya hasil tes tertulis di desanya , dia menjawab semua itu sudah dilaksanakan sesuai mekanisme melalui petunjuk Camat selaku kepala wilayah . Sabtu (26/11/2016) .

"Dia mengakui di Desanya Jatikuwung , nilai hasil tes calon perangkat desa tidak di publikasikan atau diberitahukan kepada calon peserta , di Desa yang lain juga sama , jadi panitia hanya memanggil calon peserta yang menurutnya bisa maju untuk tes wawancara dan ini atas perintah Camat ," jelas setiyono .

Salah satu peserta tes yang tidak mau disebut namanya juga membenarkan adanya ketidakberesan panitia penyelenggara , yang jelas panitia tidak transparan .

Terpisah , Sekda Karanganyar , Samsi saat dikonfirmasi melalui telepon menjelaskan , besok Senin akan melakukan cek dan pemanggilan kepada Kepala Desa dan Camat untuk dimintai keterangan , apakah semua ini sudah sesuai SOTK dan Perbub no 72 Tahun 2016 , pasal 6 samapi dengan pasal 15 tetang Perangkat Desa .// Yosep agus.

Pelaksanaan Tes Perangkat Desa Rawan Kecurangan

Written By Redaksi on Senin, 21 November 2016 | 17.15

KARANGANYAR, SuaraPekerja.com . Proses pelaksanaan tes perangkat desa telah dilaksanakan secara serentak di Kabupaten Karanganyar pada Senin 21/11/2016 .

Ada satu desa yang sama sekali tidak ada calon pendaftar , yaitu Desa Ngepungsari Kecamatan Jatipuro . Hal ini dikarenakan masyarakat tidak tertarik untuk menjadi perangkat desa dan minimnya sosialisasi kepada warganya .

Dari hasil pantauan dilapangan , telah ditemukan beberapa dugaan indikasi ketidakberesan panitia penyelenggara tes calon perangkat desa .
Indikasi tersebut bisa dilihat saat calon peserta tes lolos ujian tertulis , untuk selanjutnya dilakukan tes wawancara , disaat tes wawancara ada indikasi permainan mekanisme , yaitu memberi nilai jelek kepada peserta sehingga peserta tidak bisa lanjut seleksi ke Kecamatan .

Dugaan ketidakberesan panitia dapat dirasakan oleh orang tua peserta , salah satunya Slamet warga Desa Gebyok , Kecamatan Mojogedang , untuk tes tertulis anaknya lolos dengan hasil baik tetapi kok dijatuhkan pada tes wawancara , ada permainan apa ?

"Mekanisme seperti ini sangatlah rawan , seharusnya peserta yang lolos tes tertulis bisa direkomendasi melalui tes wawancara dan bisa diusulkan ke Kecamatan , selanjutnya peserta tinggal nunggu hasil seleksi dari team Kecamatan siapa yang lulus jadi calon perangkat desa sehingga tidak menimbulkan kecurigaan di masyarakat ," ungkap Slamet petir .

Terpisah , di Kecamatan Jatipuro khususnya di Desa Jatikuwung , saat sosialisasi bahan materi tes yang diberikan tidak sesuai dengan soal materi tes yang telah disosialisasikan sehingga peserta tidak mampu mengerjakan soalnya .

Nilai peserta tes rata rata banyak yang dibawah angka 6,0 akhirnya tidak memenuhi standar lulus untuk tes selanjutnya , disini muncul dugaan indikasi permainan panitia karena mereka yang mempunyai nilai tinggi dan bisa lolos wawancara itu bawaan orang dalam .

Saat dikonfirmasi , Kades Jatikiwung , Setiyono mengatakan , saya berusaha transparan dan jujur , mengenai pelaksanaan tes perangkat desa , semuanya diserahkan ke panitia , dia tidak campur tangan .//Yosep agus .

 
| Home | News | Nasional
Copyright © 2011. SuaraPekerja - All Rights Reserved
Pedoman MediaSiber I Redaksi
Syarat dan Ketentuan